Archive for  December 2014

Home / December 2014
23 Posts

Real Madrid memastikan diri luput ke final Piala Dunia Antar kesebelasan setelah menghabisi Cruz Azul. Melalui gol-gol atas Sergio Ramos, Karim Benzema, Gareth Bale, dan Isco, Madrid menang 4 gol tanpa balas.test1

Pada kompetisi yg berlangsung dalam Stade de Marrakech, Marrakesh, Rabu (17/12/2014) dinihari WIB, Madrid tampak relatif kuat. Los Blancos berdokumentasikan punya 20 attempts (13 on target) sejauh pertarungan. Sementara, Cruz Azul miliki 15 attempts sepanjang pertarungan, akan tetapi selesai puncak yang jelek hanya menciptakan lima di antaranya tepat bidikan.

Madrid telah unggul dua gol tanpa balas di putaran pertama. Gol mula-mula mereka diciptakan sama Sergio Ramos pada menit ke-15, sementara gol ke-2 mereka diciptakan oleh Karim Benzema pada menit ke-36.

Gol Ramos diawali sama sebuah tendangan bebas daripada sisi kiri pertahanan Cruz Azul. Sepakan bebas tersebut setelah itu dieksekusi sama Toni Kroos & melayang di area depan gawang Cruz Azul. Ramos kemudian menanduknya juga menyampaikan Madrid keunggulan 1-0.

Setengah jam pertarungan beredar, Kroos mendapatkan peluang via sepak terjang dr luar kotak penalti. Hanya saja, tendangannya masih bisa diamankan sama kiper Cruz Azul, Jose Corona.

Di dalam menit ke-35, Benzema memperbesar keunggulan Madrid menjadi 2-0. Dani Carvajal memerankan pemain film krusial pada gol ke-2 tersebut. Menusuk daripada sebelah kanan, Carvajal mengecoh 3 orang pemain lawan sebelum walhasil mengelakkan umpan silang. Sasaran yg dilepaskan sama Carvajal tersebut kemudian disambar sama Benzema dengan sepakan kaki kanan.

Lima menit kemudian, Cruz Azul memperoleh penalti selesai Sergio Ramos melanggar Mariano Pavone. Ramos pun mendapatkan kartu kuning. Meskipun demikian, penalti yang dieksekusi oleh Gerardo Torrado gagal. Tendangannya masih bisa ditepis Iker Casillas

Di episode ke 2, tepatnya di menit ke-50, Madrid memperlebar jarak dengan Cruz Azul via gol ketiga yg diciptakan sama Gareth Bale.

Gol berasal dr terjangan dalam sisi kiri yang dibangun sama Isco & Benzema. Bola setelah itu dikasih kepada Cristiano Ronaldo yang berlari di sisi sayap. Ronaldo setelah itu melepaskan umpan silang ke depan gawang serta Bale menyambutnya dengan sundulan.

Walaupun tertinggal tiga gol, Cruz Azul tdk beralih memerankan defensif. Sebaliknya, mereka selalu tampil ofensif. Tujuh menit sehabis gol Bale, Mariano Pavone meraih kesempatan. Tetapi, sundulannya sedang menyingkir.

Selain perundingan akhir yang buruk, Casillas tampak apik dalam menyekat serangan-serangan pemain Cruz Azul. Terekam, kiper internasional Spanyol ini melakukan lima penyelamatan sepanjang duel.

Dalam menit ke-66, Cruz Azul mendapatkan kesempatan via sepak Pablo Barrera dr luar kotak penalti. Apes buat Barrera, tendangannya tetap menyerang tiang gawang.

Barrera balik memiliki peluang lima menit setelah itu. Namun demikian, lagi-lagi gagal merajang jala Madrid. Kesempatan ini, tendangannya daripada sisi kanan tengah bisa diamankan Casillas.

Ronaldo pula sempat memperoleh dua kesempatan setelahnya. Tapi, ke 2 kesempatan bintang asal Portugal itu tidak menghadirkan hasil. Gol keempat Madrid kesudahannya lahir bukan dr kaki atau kepala Ronaldo

Merupakan Isco yang memproduksi gol keempat Madrid di menit ke-72. Meski tak mencetak gol, Ronaldo lagi-lagi menjadi penyumbang assist. Ronaldo yang ada di sisi kiri melepaskan bola kepada Isco yg hadir di luar kotak penalti. Sesudah mengarungi dua orang pemain Cruz Azul, Isco lalu menggeser sepak terjang datar & memproduksi Madrid unggul 4-0.

Susunan Pemain

Cruz Azul: Corona, Gimenez (Fabian 65), Rojas (Valadez 76), Pinto, Rodriguez, Zuniga, Torrado, Bernardello, Formica, Pavone (Barrera 65).

Real Madrid: Casillas, Pepe, , Illarramendi, Isco (Jese 76), Bale, Ronaldo, Ramos (Varane 64), Marcelo, Carvajal, Kroos (Khedira 73) Benzema.

Bayern Munich berjaya mendekatkan status juara musim dingin (Herbstmeister) selesai mengalahkan Augsburg 4-0. Sempat menyamakan Bayern pada episode mula-mula, Augsburg walhasil keok konsekuensi kontrol seluruhnya Die Roten.test1

Munich melanjutkan petualangan mereka dalam Bundesliga musim ini dgn sampai ke SGL Arena, bertanding menentang FC Augsburg. Pengembaraan jarak singkat ke kota Augsburg (yg terletak dalam negeri sebelah yg sama dengan kota Munich; Negeri Bagian Bayern) usai manis.

Barisan Pep Guardiola sukses mendirikan 4 gol sekalian berhasil mengayomi kesucian gawang mereka walau Manuel Neuer kerap-kerap jauh meninggalkan gawangnya sendiri.

Kemenangan besar tersebut berasa istimewa soalnya Bayern meraihnya dr skuad penghuni posisi ke-3 di tabel klasemen sementara. Lain hal, tambahan tiga angka dari kompetisi tersebut mengangkat Bayern mengendalikan status Herbstmeister (mengacu pada harfiah berarti juara musim gugur).

Tanpa mesti menjalani 17 rivalitas, Bayern telah berjaya menyandang tingkat juara Hinrunde; juara putaran perdana.

Dampak pertandingan menggulung SC Freiburg & FSV Mainz 05 tak hendak mengguncangkan kondisi Bayern di puncak klasemen, apalagi walaupun VfL Wolfsburg selaku pesaing terdekat makbul menimba sembilan angka dari tiga pertarungan tersisa di paruh mula-mula. Bayern sementara tersebut memiliki keunggulan sepuluh nilai dari pesaing terdekat mereka.

Kekuasaan Total juga Hari yg Wajar dalam Neuer

“Saya merasakan jika semuanya makin sehat dari hari ke hari, ” ujar Franck Ribery untuk suatu wawancara yang hasilnya dimuat dalam web resmi Bundesliga dalam bulan November dahulu. Pertunjukan Bayern udah berkembang di arah yg jauh lebih baik soalnya setiap tokoh udah makin elok mengenal satu sama lain, jadi permainan lebih lebih elok daripada musim kemarin.

Unsur itu, dari sisi Ribery, yaitu rahasia pertunjukkan gemerlap Bayern musim ini. Via pengertian antar tokoh yg elok, Bayern dapat menebar semakin penuh ancaman sebab mereka susah diterka. Masalah ini jelas terlihat untuk pertarungan menggulung Augsburg, terutama dalam episode mula-mula.

Kesepahaman antar tokoh yg elok menciptakan jalan bola begitu terampil. Setiap tokoh Bayern terus-menerus bertemu dengan kawan utk diumpan, juga seringkali pemain yang menerima bola yaitu tokoh yg berdiri luar biasa bebas. Jangankan jadi pengawalan atas lawan, mendapatkan atensi pun tdk. Pada episode mula-mula, Bayern super kerap menjunjung umpan tak terduga.

Hal ini menciptakan Bayern betul-betul menguasai jalannya pertentangan. Pada putaran kedua, masalah itu dapat terjadi sebab tekanan yg dikasih oleh Augsburg sekutil mengendur. Terus bergerak demi mempersempit celah gerak juga menutup jalan sasaran Bayern yg dikerjakan dalam putaran pertama tampaknya sudah membuat para tokoh Augsburg kelelahan.

Tdk mencengangkan bila lalu kemudian Bayern secara keseluruhan sanggup secara total mengurus jalannya duel. Terlebih lagi statistik duel kendati mencetuskan pertarungan yang super mencolok antara ke 2 kesebelasan.

Satu masalah lain yang menjauhkan Augsburg daripada keunggulan (maupun setidaknya kemenangan utk mencipta gol) adalah kompetensi lini belakang Bayern. Augsburg tau jika cara terbaik dalam menjarah gol dari Bayern merupakan lewat ofensif balik. Mereka mempraktekkan cara tersebut. Hanya aja, usaha Augsburg tak sempat sukses.

Jika seluruh outfield player Bayern gak dapat menghentikan ofensif Augsburg pra bola meruntun kawasan rawan, Manuel Neuer gak ragu buat tampak meninggalkan gawangnya. Dunia udah mengenalnya setaraf penjaga gawang yang berani mengambil risiko; Neuer mengartikan amatan tersebut pada kompetisi tersebut.

Perolehan sama mata diraih Juventus ketika menghalangi rangking 4 Serie A, Sampdoria, di Juventus Stadium. Sempat tertinggal memimpin lebih dulu sama gol Patrice Evra, Sampdoria berjaya menjarah poin melalui sepakan kaki kiri Manolo Gabbiadini.test1

Raihan 1 poin tersebut agak disesali Juventus. Pasalnya, selain menghasilkan jarak antara mereka serta AS Roma menipis, yakni satu angka, impak draw ini menyudahi 25 keunggulan kandang berturut-turut Juve pada Serie A. Terlebih lagi sebenernya kesempatan unggul beri Juve agak gede soalnya menguasai jalannya pertentangan.

Di dalam bagian perdana Juve begitu dominan. Ofensif demi gempuran langsung mengalir. Namun, kiper Sergio Romero tampil sempurna gemilang. & dalam ronde ke-2, regu bimbingan Sinisa Mihajlovic ini sanggup menyerang titik lemah ‘Si Nyonya Tua’ dengan demikian memaksakan perolehan sama mata.

Dinding Kokoh Sampdoria

Sampdoria mulai mula pertandingan semakin menyeleksi bagi menggantungkan terjangan pulih sebagai usaha dalam mencipta gol. Blucherciati konsentrasi dalam pertahanan dengan cuma menyisakan Stefano Okaka seorang diri di lini depan tempo bertahan.

Ketika mendapat gempuran, Sampdoria menggunakan sembilan pemain utk membikin tembok tembok dari tengah. Angelo Palombo lalu bermain serupa holding midfielder yg mundur selevel dgn bek tengah. Sementara Pedro Obiang berdinas jadi pengganggu dalam lini tengah. Motif pun seolah beralih dari 4-5-1 jadi 5-3-1-1.

Obiang sendiri melangkah fleksibel. Begitu tokoh tengah Juventus menguasai bola, ia bakal jadi tokoh perdana yg mengganggunya. Namun, tatkala bola digulirkan ke kiri, ia akan menarik langkah setara dengan tiga gelandang lainnya.

Siasat ini memproduksi Juve tak mampu memainkan umpan-umpan pendek dalam depan zona kotak penalti. Juventus benar2 biasa mengangkat Arturo Vidal atau pun Paul Pogba buat menyertai Roberto Pereyra yang memerankan tokoh no. 10.

Daripada gambar di atas, Vidal juga Pereyra tampak ada semakin mendekati tempat kotak penalti dgn Morata ditugaskan sejajar pemantul. Dgn mundurnya Obiang, celah di wilayah kotak penalti cukup sempit. Sehingga Juve kendati semakin bersabar dalam mengajak para tokoh Sampdoria buat meninggalkan posnya.

Tetapi Juve beruntung memiliki gelandang-gelandang (juga juga Tevez yg rajin main pada tengah) dgn skill yang mumpuni di unsur mengarungi tokoh lawan. Tatkala susunan umpan-umpan singkat Juve tak dapat diperagakan, setiap tokoh itu berinisiatif dalam menghancurkan penjagaan lewat tengah.

Pogba, Tevez, Pereyra, juga Marchisio berhasil berbuat dua dribble berhasil. Lewat keempat pemain tersebut lini defensi Sampdoria agak panik, sehingga dari sinilah kesempatan demi kesempatan Juve lahir. Namun beruntung, Sampdoria meraup kiper setangguh Romero. Dari lima depakan dengan membidik pada gawang, 4 di antaranya berhasil dihalau kiper timnas Argentina itu.

Gol Juventus sendiri didapatkan dari susunan umpan sudut. Claudio Marchisio mengirim sasaran di Evra yg kemudian menyambutnya dgn sundulan keras. Gol ini kian terhadap kejelian Evra untuk mencari ruang karena ia muncul daripada belakang. Sementara itu seorang fullback biasanya hendak menunggu dalam area sentral lapangan periode meraih sepak sudut utk mengatasi terjang balik gesit.

Perubahan Kiat Menerobos Sampdoria

Kegagalan Sampdoria gak siap menyegel gol pada sesi pertama adalah sebab lambatnya transisi menerobos bertahan ke menyerang. Periode Okaka atau pun Eder meraih bola, tokoh lain selalu terlambat dalam menurunkan sasaran. Ini menghasilkan Okaka maupun Eder acap kalah jumlah saat ada di zona tameng milik Juve. Sampdoria pun kesudahannya seringkali dgn mudah kehilangan bola.

Premier League pekan ke-16 hendak menjadikan duel 2 raksasa Inggris, Manchester United juga Liverpool, pada Old Trafford, Minggu (14/12) malam WIB mendatang. Pertentang yg diprediksi akan beredar garang mengingat lini tengah bakal jadi sandaran ke 2 skuad ini.test1

MU bakal menyervis Liverpool dgn kepercayaan diri menjulung pasca mendominasi lima rivalitas terakhirnya dalam Premier League. Sesudah pernah tersengal-sengal dalam mula musim, barisan Louis van Gaal itu telah duduk dalam posisi ke-3 klasemen.

Sedangkan pada kubu Liverpool, permainan anak asuh Brendan Rodgers itu tengah belum kunjung bagus hingga liga beredar 15 minggu. The Reds harus kembali rela kehilangan poin di kandang sendiri sehabis bermain imbang tanpa gol dengan Sunderland.

Kualitas permainan Liverpool musim ini begitu bertentangan dengan musim dahulu. Intensitas lini serang Liverpool yang begitu ditakuti lawan di musim yg lalu sedikit pun nggak terlihat di dalam musim ini.

Di Tengah Badai Cedera

Kedua team sama-sama hadir di pertentangan tersebut dengan menghadang perkara badai cedera. Di kelompok MU, kaum pertahanan ialah divisi yg tersangkut upaya teramat gede. Chris Smalling, Rafael, Luke Shaw, Daley Blind, dan Phil Jones adalah 5 tokoh bertahan United yang masih kudu bolos karena cedera.

Selain tersebut, masih ada Angel Di maria serta Jesse Lingard yg juga sedang belum dapat bermain menentang Liverpool sebab cedera.

Namun atas Liverpool, Rodgers sedang terbuat pusing risiko tiap-tiap penyerangnya yg tdk kunjung sehat. Dua penyerang tumpuan mereka, Mario Balotelli juga Daniel Sturridge, tengah di perawatan, sekalipun beberapa kalangan mengeluarkan kalau Balotelli sudah mulai sembuh juga sepertinya hendak siap dimainkan di dalam pertandingan Minggu malam nanti.

Dengan kondisi itu, Louis Van Gaal prospek hendak terpaksa mempertontonkan Michael Carrick dalam barisan pertahanan. Carrick hendak melengkapi 3 grup tokoh dalam regu pertahan MU bersama Marcos Rojo serta Johny Evans. Sepertinya akan terlalu berisiko bahwa Van Gaal membongkar bek-bek muda ibarat Tyler Balckett atau pun Patrick McNair di pertarungan yang sarat gengsi itu.

Mundurnya Carrick ke regu tameng bakal menciptakan barisan gelandang dipercayakan sama Ander Herrera juga Marouane Fellaini. Dua gelandang tersebut akan menolong penguasaan Juan Mata yang bekerja mengatur serangan Manchester United.

Adapun dalam tim Liverpool, selepas tersisih atas Liga Champions pasti saja mereka gak rela semakin terpuruk pada Liga Inggris. Sebab itu dari itu mereka mesti bisa mengeluarkan pengaruh terbaik yg dimiliki dalam dapat memperoleh poin maksimum.

Rodgers kemungkinan hendak balik menempatkan Lucas Leiva & Jordan Henderson utk mengisi lini tengah Liverpool, adapun Steven Gerrard hendak balik ditempatkan sejajar gelandang serang di belakang striker.

Dalam sisi kanan & kiri, Raheem Sterling juga Coutinho bakal balik diandalkan guna melakukan perembesan ke jantung tembok Manchester United.

Dipastikan masa ini yang menjadi perkara tinggal mengukuhkan siapa yg akan dipercaya buat mengisi posisi penyerang. Rodgers mempunyai dua opsi dengan cukup susah, Rickie Lambert maupun Mario Balotelli.

Lambert masa ini betul2 udah tdk setajam selagi masa jayanya dalam Southampton. Namun penggempur berusia 32 tahun itu sudah menyampaikan kontribusi yang tak jelek dalam sejumlah duel terakhir Liverpool.

Berbeda dengan Balotelli yang dikabarkan sudah balik ikut berlatih, sanggup memberikan harapan lainnya bagi Rodgers. Meski masih belum menunjukan ketajamannya dalam Liverpool, Balotelli berdokumentasikan sempat menjungkalkan MU momen sedang menentang Manchester City.

Real Madrid buat panjang untaian keunggulan mereka di musim ini. Setelah menumbuk Almeria 4-1 dalam lanjutan La Liga, Los Blancos saat ini menoreh 20 kemenangan berulang-ulang.test1

Meninjau Estadio de los Juegos Mediterraneos, Sabtu (13/12/2014) subuh WIB, Madrid bermain dgn keuletan terbaiknya. Pendidik Carlo Ancelotti tetap menggerakkan trio Cristiano Ronaldo-Karim Benzema-Gareth Bale dalam lini depan.

Tiga gol terwujud pada episode pertama. Isco merintis skor guna team tamu sebelum disamakan sama Verza. Gol Bale memproduksi Madrid unggul 2-1 tatkala turun minum.

Di paruh ke-2, Almeria sebenarnya mempunyai peluang emas dalam menyepadankan skor. Namun demikian, terjangan penalti Verza sanggup dimentahkan sama Iker Casillas.

Malahan Madrid yg berhasil menstabilkan kemenangan mereka pada menit-menit akhir. Ronaldo mencipta dua gol tambahan untuk memastikan Madrid meraih kemenangan ke-20-nya secara sambung-menyambung di segenap kompetisi.

Tambahan 3 nilai mengokohkan posisi Madrid di puncak klasemen sementara dgn 39 poin dari 15 kubu. Mereka memimpin lima poin atas Barcelona yg ada di posisi kedua. Almeria turun ke barisan ke-19 dengan nilai 10.

Jalannya Pertandingan

Madrid baru memperoleh peluang bersih mula-mula dalam menit ke-13. Toni Kroos melepaskan tendangan voli keras dr depan kotak penalti. Bola segelintir berbelok haluan selepas menyerempet kepala tokoh lawan dan setelah itu menghantam mistar.

Sesudah sempat kesulitan membongkar pertahanan Almeria, Madrid alhasil bisa meretakkan kebuntuan dalam menit ke-34 melalui gol Isco. Gol itu diawali umpan lambung Karim Benzema atas sebelah kanan. Isco yang berdiri di kotak penalti menerimanya, lalu menguji menjerat bek lawan, Michel. Sehabis meraih celah, pemain bernomor belakang 23 itu melepaskan tembakan yg menembus pojok pangkal gawang.

Almeria berjaya menyeragamkan tingkat kala perkelahian berusai 39 menit via gol menawan Verza. Verza meragut bola liar di depan kotak penalti Madrid dengan sepakan setengah bola yg gak bisa dihentikan Casillas. Almeria 1, Madrid 1.

Namu, Madrid menunjukkan pandangan yg benar-benar baik usai kecurian. Dalam menit ke-42, mereka unggul 2-1 selesai sundulan Bale menyampaikan sasaran silang Kroos mengguncangkan gawang pasukan tuan rumah.

Dalam sisa sesi mula-mula, tidak terselip gol yang terwujud. Skor sedang 2-1 utk keuntungan Madrid saat bermain minum.

Ronaldo mencoba menambah keberhasilan Madrid di dalam awal ronde kedua. Namun, tembakannya diblok tokoh lawan & cuma menciptakan sepak pojok.

Bale nyaris mencipta gol keduanya detik laga mencengkeram menit ke-54. Di dalam sebuah terjangan balik, dia berlari kencang daripada area tameng Madrid sampai kotak penalti Almeria. Tetapi, penyelesaiannya sekiranya menyimpang.

Berselang tiga menit, putaran Ronaldo yg belum berjaya memaksimalkan peluang. Tendangan keras CR7 dr luar kotak penalti tetap mampu dimentahkan oleh kiper Almeria, Ruben.

Almeria memiliki kado penalti dalam menit ke-61 mengintil pelanggaran yg dikerjakan oleh Marcelo terhadap Edgar dalam wilayah terlarang. Akan tetapi, mereka menyia-nyiakan peluang emas itu. Eksekusi Verza ke haluan kanan dapat ditepis oleh Casillas.

Guna menyudahi kemenangan mereka, Madrid berupaya mencipta gol ke 3. Ronaldo memiliki peluang pada menit ke-70, namun, sepakannya bisa diamankan sama Ruben.

Ronaldo hasilnya mampu mencatatkan namanya pada papan skor di dalam menit ke-81. Bekerja sama dgn Benzema, sontekan Ronaldo atas untuk kotak penalti mengangkat Madrid unggul 3-1. Tidak kenyang dengan 1 gol, Ronaldo balik menjebol gawang Almeria dalam menit ke-88. Tembakan kerasnya menurunkan operan matang Daniel Carvajal gak bisa diantisipasi oleh Ruben.

Susunan Pemain

Almeria: Ruben; Michel, Ximo, Dubarbier (Zongo 59′); Soriano (Wellington 67′), Trujillo, Fran Velez (Corona 82′); Verza, Thomas, Edgar, Hemed

Real Madrid: Casillas; Isco, Kroos; Bale, Benzema (Coentrao 85′), Carvajal, Pepe, Varane, Marcelo; Illarramendi, Ronaldo

Bertakhta selaku finalis Liga Champions 2013-2014, Real Madrid dan Atletico Madrid bisa menyampaikan kelas mereka sememangnya pada Liga Champions musim ini. Madrid serta Atletico sudah memastikan diri lolos dari kedudukan grup Liga Champions 2014-2015.test1

Ke-2 club ibukota Spanyol itu luput pada ronde 16 besar dgn tingkat sederajat juara dalam grup mereka masing-masing. Terutama, Los Blancos lolos dgn poin sempurna sehabis senantiasa unggul dalam enam duel pada Grup B.

Sementara Atletico sendiri pula mampu menanjak ke 16 besar Liga Champions sederajat juara grup A. Los Colchoneros menyimpan 13 poin dr enam pertandingan, merebut Juventus yg lolos serupa runner up dgn torehan 10 poin.

Dalam duel terakhir, Madrid menangani skuad Bulgaria, Ludogorets dgn skor total 4-0. Dalam lokasi lainnya, Atletico bermain sama mata tanpa gol di sarang Juventus, tetapi itu sudah sempurna buat team bimbingan Diego Simeone tersebut lolos serupa juara grup.

Kepergian sekitar pemain bintang mereka ibarat, Diego Costa, Filipe Luis, Thibaut Courtois, & David Villa, benar tidak mempengaruhi prestasi Atletico. Mario Mandzukic, Antoine Griezmann, serta Guilherme Siqueira dinilai sanggup mengoper peran yang ditinggalkan setiap tokoh bintang tersebut.

Untuk Real Madrid, mereka masa ini ditempatkan untuk pujaan dalam mensuport gelar juara Liga Champions yang mereka ambil musim lalu. Performa kesebelasan didikan Carlo Ancelotti tersebut terhitung fenomenal, paling utama mesin gol mereka, Cristiano Ronaldo.

Madrid pecahkan rekor kemenangan beruntun pada Liga Champions

Setelah menggulung Ludogorets, klub didikan Carlo Ancelotti tak terkalahkan pada 19 kompetisi di seluruh persaingan. Kritik tersebut memecahkan rekor Barcelona kala dilatih Frank Rijkaard pada 2005-06, yang mengoleksi 18 keunggulan sambung-menyambung.

Gelandang serang Los Blancos, Isco, mengungkapkan keinginannya utk merawat rekor kemenangan itu selama mungkin. Akan tetapi, Isco juga tak hanya mau rekor keunggulan berturut-turut Madrid tak putus, dia akan menetapkan trofi Liga Champions lagi.

“Kami menyebrangi tahap grup dengan baik. Aku luar biasa gembira dengan gaya pemain hari ini, bagaimana klub main. Saat ini kami berharap mampu terus merawat kemenangan ini selama mungkin, ” ujar Isco, laksana dilansir Marca.

“Malam seperti ini harus dirayakan yg yakni kemenangan ke-19 beruntun. Pemain tersebut ingin melaksanakan segalanya dgn benar, menjuarai perjuangan sebanyak mungkin. Namun demikian, yang terpenting merupakan menjuarai gelar juara, ” tambahnya.

Catatan-catatan diperlukan pula diukir oleh Ronaldo dalam perjuangan itu. Satu golnya memapah bakal peraih trofi Ballon d’Or 2014 tersebut semakin mendekati Lionel Messi untuk pencetak gol terbanyak pada arena Liga Champions.

Ini juga yakni performa ke-109 Ronaldo di Liga Champions. Dan, utk pertama kalinya, eks tokoh Sporting CP serta Manchester United ini didapuk memerankan kapten klub. Menggelar 1 gol melalui titik putih, Ronaldo waktu ini sudah mengoleksi 57 gol daripada 57 pertarungan pada teritori Liga Champions bersama Real Madrid.

Enam skuad lain juga memastikan tiket ke 16 gede Liga Champions

Kecuali Atletico, wali Grup A lainnya merupakan Juventus, jikalau utk Grup B, Madrid ditemani sama Basel. Sementara dari Grup C, AS Monaco lolos selaku juara grup serta Bayer Leverkusen memerankan runner up.

Dari Grup D, meski sama-sama menyimpan 13 angka, Borussia Dortmund menongol sejajar juara grup, sedangkan Arsenal pada status runner up. Dengan demikian, delapan kesebelasan yg telah memastikan diri ke 16 besar Liga Champions merupakan Atletico Madrid, Borussia Dortmund, Juventus, Real Madrid, Basel, AS Monaco, Bayer Leverkusen, & Arsenal.

AS Roma harus menghabisi perjalanannya pada Liga Champions musim itu selesai takluk atas Manchester City 0-2. Dua gol dari Samir Nasri dan Pablo Zabaleta menghasilkan Francesco Totti juga kawan-kawan mesti ikhlas terbuang atas liga taraf tertinggi di Eropa tersebut.test1

Dalam perkelahian dalam Stadion Olimpico Kamis (11/12) dini hari tadi, AS Roma turun dgn formasi 4-3-3. Di belakang, Mapou Yanga-Mbiwa dipilih utk mendampingi Kostas Manolas. Maka Davide Astori disimpan pada bangku cadangan.

Komposisi lini tengah, Rudi Garcia mengoperasikan Seydou Keita serta menyimpan Daniele De Rossi. Jadi tokoh 34 tahun tersebut melengkapi duet Radja Nainggolan serta Miralem Pjanic.

Sedangkan di penyerang sayap, Adem Ljajic dipasang bersama Gervinho. Gaya gemerlap di match sebelumnya, memaksa Juan Iturbe disingkirkan dari line up.

Dalam klub tamu, Martin Demichelis kesempatan tersebut ditemani oleh Elaquim Mangala dalam pusat pertahanan. Sementara tersebut Fernandinho menguasai alih serta Yaya Toure yg absen karena sanksi. Tugasnya dalam mengarahkan bola, dipermudah sama Fernando Reges yang dimainkan sejak menit mula-mula.

Manchester City mempertunjukkan formasi 4-4-1-1 dgn menghasilkan Edin Dzeko selaku penyerang tunggal. Samir Nasri main di belakang Dzeko sejajar gelandang serang dengan bantuan Jesus Navas & James Milner dalam ke-2 sisi.

Produktivitas Samir Nasri

Manchester City harus kekurangan penggempur & gelandang serang tumpuan mereka, Sergio Aguero & David Silva (baru sehat dari cedera dan kesudahannya masuk selaku tokoh substitusi). Unsur tersebut menciptakan Manuel Pellegrini terpaksa bergantung di dalam Edin Dzeko serta Samir Nasri guna merusakkan penjagaan AS Roma.

Beruntungnya, Samir Nasri berhasil menjawab keyakinan yang dikasih Pellegrini. Dgn 1 gol & 1 assistnya, sudah begitu cukup dalam menyampaikan Nasri reputasi tokoh terhebat tadi malam. Tapi enggak hanya itu aja jasa Nasri bagi Manchester City pada laga itu.

AS Roma menyusun ke 3 gelandangnya dalam tengah amat intim dengan tim tameng. Jarak antara Keita, Nainggolan, dan Pjanic tdk pernah berada terlalu jauh daripada tim 4 bek Roma. Unsur ini wajar aja akan menghambat City untuk menyerbu penjagaan AS Roma dr tengah lapangan.

Beruntung Pellegrini mempergelarkan Samir Nasri di dalam kompetisi periode ini. Gelandang serang usul Prancis itu benar2 menunjukan kreativitas permainannya yg membuat City sukses keluar dr kebuntuan.

Rapatnya area di pusat lapangan nggak memproduksi Nasri kekhawatiran dan tidak mampu melaksanakan tugasnya. Ketimbang harus berduel dengan 3 pemain Roma di tengah, Nasri menyeleksi dalam bertambah main melenceng & mengawali jalan untuk ke 2 tokoh sayap City merempuh tameng AS Roma. Unsur itu terlihat daripada heatmap gelandang serang sumber Prancis ini yg banyak melaksanakan kesibukan ke tempat sayap.

Pergerakan pada zona sayap yg dijalani Samir Nasri ini lah yg kemudian menghasilkan Manchester City sukses merombak tameng AS Roma. Dgn hadirnya Samir Nasri, City hampir terus-menerus mempunyai 3 pemain di sebelah sayap. Penggempur bagian (Jesus Navas di kanan & Milner pada kiri), fullback (Zabaleta di kanan serta Clichy dalam kiri), serta Samir Nasri.

Unsur ini pasti aja luar biasa agak buat membuat bek sayap AS Roma kerumitan. Susah bagi kedua fullback AS Roma yg cuma sesekali dibantu sama penggempur sayap bagi membendung serangan dr 3 pemain City tersebut.

Penantian Liverpool akan Liga Champions kesudahannya surut sedikit demi sedikit. Daripada dahulu mereka udah kesulitan menghadang lawan “gampang” semacam Ludogorets, apalagi club bertabur bintang, Real Madrid.test1

Tadi malam mereka pun kudu mundur tahta pada “Liga Malam Jumat”, Liga Europa, sehabis hanya bermain sama mata 1-1 dengan juara Swiss, Basel.

Liverpool betul-betul membutuhkan keunggulan untuk luput ke babak 16 gede. Tapi sepakan Fabian Frei di menit ke-25 malahan memelopori mimpi buruk mereka. Jalan Liverpool bertambah terjal momen pertentangan tepat berjalan satu jam. Lazar Markovic, yg baru masuk di babak ke 2 mengoper Rickie Lambert, harus diusir sama wasit Bjorn Kuipers.

Suatu gol tendangan bebas dr Steven Gerrard pada menit ke-81 pernah menstimulasi hasrat Liverpool, walau demikian masalah itu tidak cukup untuk mengayomi The Reds di putaran perdelapanfinal.

Gerrard, yang diistirahatkan akhir minggu dahulu, kembali dipasang menjadi starter oleh Brendan Rodgers. Menuakan niat dalam unggul, sang pemandu diberi keikutsertaan yg lebih menyerang serta ditempatkan di belakang striker, Lambert.

Menandakan ini meninggalkan Joe Allen juga Lucas di posisi di depan empat bek, dgn Jordan Henderson juga Raheem Sterling pada sisi kanan dan kiri. Dgn struktur tokoh menyerupai itu, permainan melenceng juga tampak akan memerankan kunci untuk dua fullback mereka.

Sedangkan kubu skuad tamu, mereka cuma mencita-citakan kinerja seri untuk lolos (dengan asumsi Ludogorets gak akan unggul besar membelot Madrid – yg sepertinya nggak butuh berbesar harapan).

Bek pacak sumber Argentina, Walter Samuel, disimpan dalam bangku cadangan dan baru tampil di bagian ke-2. Gelandang Chile, Marcelo Diaz, serta striker muda, Bre’ el Embolo, juga bernasib setara secara Samuel.

Pemandu Paulo Sousa betul-betul bagaikan menginstruksikan timnya guna persangkaan bertahan di babak perdana tersebut. Dgn memercayakan penuh pemain muda, mereka jelas berhajat buat mempertunjukkan permainan klise pada sepakbola ketika team selagi sampai di lapangan lawan: terjangan balik. Walaupun yang terjadi malahan sebaliknya, ia dianggap telah berhasil melayani permainan Liverpool yg menyerupai tanpa arah.

The Kop Terlambat Bergolak

Di episode perdana Liverpool memeras keringat dalam mengatur peluang, namun tetapi beberapa periode mereka terus-menerus tampak tergesa-gesa. Walakin dalam sesi itu mereka lebih membendung bola (sekitar 56%), mereka nggak sering mengunjungi tameng Basel.

Lambert guna striker tunggal tampak tercampak seorang diri dan hampir nggak memiliki dukungan. Pada ronde pertama itu Liverpool benar2 bermain jelek dan sama sekali enggak meraup kesempatan emas.

Ini ditunjukkan dengan jumlah operan di wilayah penjagaan lawan. Meskipun poin yg dicetak cukup besar, antara lain 80 operan, namun hanya 45 operan yg berhasil akurat bidikan. Jika dilihat makin rinci pula, operan mereka yang pergi ke arah tengah (pergi ke Lambert) dan ke dalam kotak penalti hampir senantiasa tidak berhasil.

Sama dengan jumlah tembakan ke gawang. Liverpool hanya mampu menyusun 3 tembakan dengan dua di antaranya tepat incaran, itupun dua-duanya jatuh akurat di tengah-tengah pelukan kiper. Bandingkan dengan Basel yang di dalam putaran perdana berjaya menciptakan 7 sepakan.

Penampakan mereka betul2 membaik sesudah diturunkan minum. Alberto Moreno juga Markovic dimasukkan bagi menaikkan kelincahan. Total operan pada pertahan Basel kendati menonjol, dgn 90 operan (64 di antaranya jelas incaran). Akan tetapi setelah Markovic diusir, comeback hadir semakin jadi fatamorgana beri “Si Merah”.

Manchester United balik dr kunjungannya ke Southampton dgn 3 poin setelah unggul 2-1. Robin van Persie oleh karena itu pahlawan keunggulan via 2 golnya, sekali lalu menjinjing timnya masuk ke 3 besar Premier League.test1

Bertandang ke St. Mary’s, Selasa (9/12/2014) subuh WIB, MU sejatinya kalah dominan disamakan tuan rumah. Whoscored mencatat pasukan besutan Louis van Gaal kalah penguasaan bola dengan 46, 5% berbanding 53, 5%.

Urusan peluang kendati demikian. ‘Setan Merah’ terus-menerus mengelakkan tiga sepakan sepanjang duel dgn dua di antaranya mendekati pada gawang & berbuah gol. Sementara Soton punya 15 percobaan dgn empat yang jelas sasaran.

Van Persie memapah MU memimpin makin dulu di menit ke-12, sebelum lalu kemudian disamakan oleh Graziano Pelle pada menit ke-31. Walau terus ditekan sama tuan rumah, MU lebih-lebih dapat mencuri gol ke 2 pada menit ke-71 lagi-lagi oleh Van Persie.

Sebab keunggulan itu, MU memanjat di susunan tiga utk mula-mula kalinya musim ini. Wayne Rooney dkk. menoreh nilai 28 atas 15 kompetisi, tertinggal lima nilai atas Manchester City pada kondisi dua & delapan poin dr Chelsea pada tertinggi klasemen. Sementara Soton kudu menjadikan kekalahan ke 3 secara berturut-turut. Oleh kesudahannya mereka pun diturunkan ke peringkat lima dengan 26 angka.

Jalannya Pertandingan

MU berlabuh di lapangan Soton dengan diperkuat kembali Wayne Rooney tamat sehat atas cedera. Dalam lini belakang, Louis van Gaal menyeleksi mengangkat bek muda Paddy McNair juga mendudukkan John Evans di kursi cadangan

Tuan rumah semakin dulu merisaukan di menit ke-4. Umpan silang Ryan Bertrand ditanduk Shane Long namun, bola tetap melayang.

Terjangan on target perdana MU langsung berdampak gol dalam menit ke-12. Tadinya Rooney berusaha merasuk di sisi kiri dgn melewati Nathaniel Clyne. Tapi bola sodorannya terlalu jauh serta dikuasai Jose Fonte.

Fonte lantas bermaksud mengerjakan back pass kepada Frasier Forster, tapi malapetaka baginya sepakannya terlalu pelan. Robin van Persie dengan cekatan mengejar bola & menceploskannya di gawang dr jarak dekat dengan mengalahkan Forster.

Aktivitas balasan daripada Soton tampak tiga menit setelah itu. Umpan silang Steven Davis disambut sundulan Graziano Pelle. Masih menyimpang ke kiri.

Pada menit ke-27 tuan rumah balik memiliki peluang. Sasaran silang mendatar Dusan Tadic dr sebelah kiri diterima Pelle di dalam tempat penalti & diakhiri dgn tembakan mendatar. Masih mudah diantisipasi sama David De Gea.

Upaya Soton menyepadankan skala berbuah di menit ke-31. Sasaran silang Shane Long dari sisi kanan hadir Tadic yg setelah itu membidikkan bola ke gawang, namun demikian diblok bek MU. Bola lantas bergulir liar ke dalam capaian Pelle. Tanpa ampun penyerang internasional Italia tersebut menendang bola keras-keras atas jarak deket.

Tuan rumah nyaris menggandakan skornya di menit ke-35. Kekhilafan McNair kala berniat mengikis bola malahan mengarahkannya pada Long yg hadir lumayan bebas di dekat gawang. Selamat untuk MU, sepakan Long melambung

Jelang bagian mula-mula berhenti, MU mencecahkan peluang via Van Persie. Menerima sodoran Ander Herrera dalam sebelah kiri di dalam box penalti, Van Persie melepaskan percobaan dgn kaki kirinya. Namun, bola cuma menerpa jala sebelah.

Soton mendapatkan kesempatan apik dalam menit ke-52. Atas sisi kiri, Tadic menyalurkan sasaran silang pada Long di tiang jauh yang gak terkawal. Dgn lepas Long merespons bola di haluan gawang, hanya saja digagalkan refleks cemerlang De Gea.

Sesi ke-3 Piala FA mengetengahkan ulangan kubu final musim kemarin, dengan juara menetap Arsenal akan menghalangi Hull City.test1

Bulan Mei lalu pada Wembley, Arsenal menghentikan paceklik gelar juara dgn menjatuhkan Hull 3-2 setelah bangun dr ketinggalan. Musim tersebut kedua pemain hendak balik berhadapan, saat ini di Emirates pada kubu sesi ke-3.

Dalam impak pengundian lainnya, pemuncak klasemen Premier League Chelsea akan menyuguhi skuad Championship Watford. Manchester City juga akan menyervis kru Championship yang lain, Sheffield Wednesday.

Sementara ini Manchester United, yg diposisikan sebagai pemain tamu, sedang mesti menanti pemimpin dr partai replay putaran kedua antara Accrington Stanley lawan Yeovil Town. Namun Liverpool bakal melawat pada markas Wimbledon yang kini bermain dalam League Two.

Impak pengundian ini juga menimbulkan pertarungan antar tim-tim Premier League, dalam antaranya Everton lawan West Ham United, Leicester City vs Newcastle United, & Burnley versus Tottenham Hotspur.

Hasil pengundian babak ketiga Piala FA

Blythe Spartans v Birmingham

Southampton v Ipswich

Stoke v Wrexham

Charlton v Blackburn

Dover Athletic v Crystal Palace

AFC Wimbledon v Liverpool

Manchester City v Sheffield Wednesday

Aston Villa v Blackpool

Rotherham v Bournemouth

Huddersfield v Reading

Oxford/Tranmere v Swansea

Cardiff v Colchester

Bolton v Wigan

Sunderland v Leeds

Aldershot/Rochdale v Nottingham Forest

West Bromwich Albion v Gateshead

Burnley v Tottenham

Chelsea v Watford

Barnsley/Chester v Middlesbrough

QPR v Sheffield United

Accrington/Yeovil v Manchester United

Millwall v Bradford

Derby v Southport

Brentford v Brighton

Fulham v Wolves

Leicester v Newcastle

Scunthorpe/Worcester v Chesterfield

Everton v West Ham

Cambridge/Mansfield v Bury/Luton

Preston v Norwich

Doncaster v Bristol Rovers